Manga Chainsaw Man Part 2 memicu perdebatan di kalangan penggemar sejak bab-bab awal. Tidak seperti bagian pertama yang penuh aksi, Part 2 menghadirkan narasi yang lebih lambat dan karakter yang lebih kompleks.
Keputusan ini ternyata sesuai dengan visi penulis Tatsuki Fujimoto. Ia mengaku terinspirasi oleh film The Big Lebowski (1998) karya Joel Coen.
Dalam wawancara bersama majalah Da Vinci tahun 2021, Fujimoto mengungkap keinginannya menyampaikan rasa absurd namun berkembang. Konsep ini tercermin dalam struktur cerita Part 2.
Meski konflik besar terjadi, karakter utama seperti Denji dan Asa tampak berputar di lingkaran yang sama. Mereka bergerak tanpa tujuan akhir yang jelas.
Seiring berjalannya cerita, Denji dan Asa mulai menunjukkan tanda-tanda perubahan signifikan. Bab terbaru, "Kill Me Tears" (#195), memperlihatkan momen intim pertama mereka sejak kencan di akuarium.
Interaksi ini memberikan petunjuk bahwa perkembangan karakter akan menjadi fokus utama di bab-bab mendatang. Fujimoto tampaknya ingin membawa cerita ini ke arah yang lebih dalam dan emosional.
Dengan kemunculan iblis baru yang mencurigakan, Chainsaw Man Part 2 tampaknya mendekati klimaks yang telah lama dinantikan. Bagi penggemar yang menyukai pengembangan karakter yang mendalam, Part 2 tetap menjadi tontonan yang menarik.
Sambil menunggu adaptasi film Reze Arc yang akan datang, para penggemar tidak ingin melewatkan perkembangan di bab-bab selanjutnya. Kisah ini terus menyajikan kejutan yang tak terduga di setiap episodenya.